Cacing Sebagai Pakan Burung

01.37

            Cacing Sebagai Pakan Burung – Para pecinta burung pasti sudah tidak asing lagi dengan hewan kecil satu ini. Cacing memang sering kali dijadikan pakan burung oleh pemiliknya. Namun, mengapa cacing sangat identik dengan pangan burung? Sebelum membahasnya lebih lanjut, mari kita kenali cacing lebih dalam lagi.

          Mungkin bagi anda kebanyakan, cacing merupakan hewan invertebrate ( tanpa tulang belakang ) yang tidak berguna. Dilihat dari tubuhnya yang kecil, panjang, dan tempat tinggalnya yang biasanya didalam tanah maupun kotoran sapi, cacing dipandang sebagai hewan yang menjijikan dan menggelikan. Namun, dibalik fisik dan tempat tinggalnya, cacing ternyata
memiliki kandungan yang sangat baik didalamnya. Para peneliti tertarik untuk meneliti kandungan dalam cacing, dan setelah kurang lebih 50 tahun diteliti, para ilmuan menemukan kesimpulan, bahwa cacing ternyata mengandung banyak zat yang berguna untuk mahluk hidup, conohnya, cacing mengandung protein yang cukup tinggi, sebanyak 72% dan zat-zat baik lainnya. Karena itu, cacing pun sangat berguna untuk mahluk hidup. Contohnya, untuk manusia, cacing dapat digunakan untuk obat berbagai macam penyakit seperti tifus, diare, darah tinggi dan lainnya, juga dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan kosmetik. Untuk hewan, cacing juga bagus untuk dijadikan bahan makanan, contohnya untuk burung. Dan untuk tanaman, cacing yang memang habitatnya didalam tanah juga dapat membantu penggemburan tanah dan sebagai pupuk kompos alami.
            Nah, kali ini kita akan membahas cacing sebagai pakan untuk burung peliharaan anda. Mengapa cacing sangat dianjurkan untuk pakan burung? Seperti yang disebutkan tadi, cacing memiliki protein yang berguna bagi tubuh. Tidak hanya bagi manusia, melainkan juga bagi hewan, khususnya burung. Cacing dapat diberikan sebagai makanan extra untuk burung peliharaan anda. Inilah beberapa khasiat cacing untuk burung:
1.      Menambah andibody
Cacing memiliki zat yang baik untuk tubuh, sehingga juga dapat dimanfaatkan untuk menjadi antibody bagi hewan dan manusia, khususnya burung.
2.      Membuat burung produktif
Cacing juga berguna untuk menambah stamina. Sehingga produktifitas burung juga bertambah, termasuk berkicau. Biasanya para peternak burung kicau memberi makan cacing untuk burungnya yang enggan berkicau, dan setelah itu burungnya akan kembali aktif berkicau.
3.      Menjadi obat alami
Banyak manusia yang menggunakan cacing sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Begitu pula untuk burung. Cacing juga bisa menyembuhkan penyakit yang dialami burung, sama seperti halnya manusia. Selain obat, cacing juga dapat menjadi vitamin alami untuk burung. Mengapa vitamin? Karena dengan memakan cacing, burung dapat terlihat lebih prima dan vit, tak jarang sebelum kontes biasanya para penggemar burung member makan burung kontesnya berupa cacing.
Burung yang biasanya menyukai cacing:
1.      Burung murai batu
2.      Burung kacer
3.      Jenis burung punglor/anis
Sebenarnya cacing dapat diberikan kesemua burung, asalkan mereka mau memakannya dan berdampak baik bagi tubuh mereka.
Jika burung anda malah bermasalah setelah memakan cacing, mungkin ada yang salah dengan cara penyajiannya. Untuk pakan burung, cacing harus dicuci sampai bersih dahulu. Jangan memberikan cacing yang sudah mati kepada burung. Lebih baik jika cacing direndam dengan air bersih dahulu, baru diberikan pada burung. Jika burung anda kesulitan untuk memakan cacing utuh, anda juga bisa memotongnya jadi pendek-pendek. Ada pula yang mengolahnya dengan menjemur cacing, lalu dibubukkan, jika ingin dimakan bubuk cacing dicampurkan air, sehingga menjadi mirip bubur. Dan katanya, untuk memperoleh suara yang bagus dalam kontes, para peternak menjemur cacing dan dijadikan bubur seperti step diatas, lalu ditambahkan madu dan kuning telur. Itu merupakan ramuan sebelum kontes, untuk memberikan suara yang baik bagi burung.
Nah, dari 1800 spesies cacing, tidak semua dapat dimakan oleh burung. Cacing yg umum dimakan oleh burung adalah jenis cacing merah atau cacing Lumbricus Rubellus, cacing African Night Crawler atau ANC, dan cacing bayam. Mungkin ada beberapa lagi cacing yang dapat dijadikan pakan burung, namun ketiga jenis cacing diatas merupakan yang umum untuk memberi makan burung kesayangan anda.
Layaknya manusia, hewan termasuk burung, juga dapat terkena berbagai macam penyakit seperti bulu rontok, bronchitis, radang mata, dan salah satunya cacingan. Padahal biasanya burung kan makan cacing. Lalu bagaimana dengan penyakit cacingan? Penyakit cacingan memang disebabkan oleh cacing, namun bukan yang untuk dimakan. Biasanya burung terkena cacingan karena kondisi kandang yang kotor, burung terlalu sering didasar kandang yang kotor, atau burung meminum air kotor dengan lava cacing didalamnya. Tanda-tanda penyakit ini pun jarang sekali terlihat, bahkan pemilik terkadang tidak sadar bahwa burung peliharannya terkena penyakit caingan. Biasanya burung yang terkena cacingan bernafsu makan seperti biasa, sehingga hal ini membuat burung seperti sehat-sehat saja. Namun, walaupun nafsu makan yang biasa, tubuh burung akan bertambah kurus dari hari ke hari. Selain itu, burung yang cacingan juga terlihat malas, mengantuk pada siang hari, dan sering mengembangkan bulu-bulunya, layaknya pemanasan tubuh. Jika anda merasa burung peliharaan anda mengalami ciri-ciri diatas, segera beri obat yang sesuai. Jangan sampai member obat yang salah, karena dapat berakibat fatal. Dan perlu diingat bahwa obat cacing untuk manusia dan untuk burung tidak selalu sama.
Sekian sedikit info dan manfaat cacing sebagai pakan burung, semoga berguna untuk anda dan burung peliharaan kesayangan anda.

You Might Also Like

1 comments

Like us on Facebook